Detail Berita

Bupati Lombok Utara Buka Musrembang RKPD KLU Tahun 2025.

28 Feb 2024 00:00:00 DISKOMINFO
Diskominfo KLU, Pemenang - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu,SH Di dampingi Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan. ST.,M,Eng buka secara resmi Musrembang RKPD Kabupaten Lombok Utara Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Louise Kein Amarsvati Resort. Rabu, 28/02/2024.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara, Porkopimda Kabupaten Lombok Utara, Ketua PKK, Ketua GOW, seluruh Camat dan kepala Desa se Kabupaten Lombok Utara beserta peserta musrenbang RKPD tahun 2025.
Dalam sambutanya, Bupati KLU menyampaikan bahwa perlu kita ketahui bersama RKPD Tahun 2025 sebagai perencanaan Tahunan, penjabaran Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati di tahun 2025. Pembangunan KLU masih menghadapi tantangan yang cukup berat mulai dari potensi pelambatan, resiko inflasi, hingga perubahan iklim yang tidak menentu. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penurunan persentase penduduk miskin di Lombok Utara pada tahun 2023.
Berdasarkan data BPS KLU tahun 2023 sebesar 0,13% menjadi 25.8% dari tahun 2022 yaitu 25,93% dan menerima rilis BPS meningkatkan laju ekonomi pertumbuhan di KLU tahun 2022 bertumbuh sebesar 3,49%. Pada tahun 2022 sektor yang mengalami laju pertumbuhan tertinggi adalah sektor akomondasi dan makan minum atau aktivitas parwisata yang mengalami peningkatan sebesar 34,87 %.
Kondisi keuangan daerah saat ini mengalami peningkatan, karena kenaikan pendapatan asli daerah dan kenaikan pendapatan transfer dari pemerintah pusat mengacu pada RKP tahun 2025 berfokus pada pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem peningkatan kualitas pelayanan, penguatan daya saing usah, percepatan pembangunaan infrastruktur dasar.
Sesuai dengan kebijakan pada RPJMD KLU tahun 2021-2026 maka tema RKPD Tahun 2025 adalah “ Peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pelayanan publik ” selaras dengan arah kebijakan RKP dari BAPPENAS, ucap Bupati.
Bupati KLU berpesan " Dalam musrenbang kali ini agar seluruh pihak harus betul betul mendahulukan program yang menjadi proritas untuk di sepakati bersama sebagai perencanaan pembangunaan daerah pada tahun 2025 mendatang dan bersinergi bersama akan mampu untuk menuntun menyelsaikan permasalahan yang ada di KLU ".
Dalam kesmpatan yang sama, kepala Bappeda Gatot Sugihartono, ST menyampaikan bahwa maksud dari pelaksanaan Musrenbang RKPD KLU tahun 2025 adalah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan partisipatif yang dilakukan melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan, potensi dan penyelesaiaan permasalahan serta untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan Desa dan Kecamatan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Daerah.
Musrembang RKPD KLU tahun 2025 dihadiri 300 orang utusan Kecamatan dan undangan, dengan mengusung 5.48 usulan program kegiatan pembangunan dari 5 Kecamatan dan Pokok pikiran dari DPRD Lombok Utara.
Fenomena yang dapat kita lihat dalam pelaksanaan rutinitas tahunan Musrenbang RKPD yaitu banyak mendapat keluhan dari masyarakat terutama dari peserta utusan Desa maupun Kecamatan dikarenakan banyaknya usulan program kegiatan yang tidak dapat diakomodir bahkan bisa menghilangkan antusias masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyampaian aspirasi.
Salah satu contoh yang dapat kita saksikan di lapangan adalah pelebaran jalan pusuk yang dikerjakan pada tahun 2021 oleh pemerintah Provinsi NTB. Sesungguhnya usulan terhadap pelebaran jalan pusuk itu sudah diajukan dari tahun 2012 pada saat bapak bupati H. Djohan Samsu menjabat di periode pertama jadi menunggu sekitar 8 tahun baru dapat dilaksanakan.
RKPD Tahun 2025 merupakan tahun ke-4 untuk periode RPJMD tahun 2021-2026. Sampai dengan tahun 2023 capaian indikator makro hampir semua memiliki Gap yang rendah dengan kata lain mendekati ketercapaian namun masih ada 1 (satu) capaian indikator makro dengan Gap yang relative tinggi yaitu tingkat kemiskinan dengan target pada akhir masa RPJMD 19.49%. Dengan capaian tahun 2023 baru sebesar 25,80% atau terdapat GAP sebesar 6,31%, sehingga diperlukan kerja keras Bersama untuk pencapaian targetnya. Hal tersebut menjadikan dasar untuk tema RKPD tahun 2025 yaitu Peningkatan Kualitas hidup masyarakat dan pelayanan publik, akan dilakukan melalui intervensi sektor Pendidikan, Kesehatan, peningkatan pendapatan secara inklusif dan tentunya didukung oleh pelayanan public yang prima.
(Pan)